Masih di UK: Tentang Toilet (Bersuci)

London, 18 September 2016

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju tempat singgah, aku menyempatkan diri ke toilet bandara. Ini kali pertamaku buang air kecil di toilet duduk tanpa selang cebok. Aku sempat kaget karena aku terbiasa cebok dengan air setelah membuang air. Belakangan aku tahu bahwa di Eropa, termasuk juga UK, hampir semua toilet-nya tak mempunyai selang itu, kecuali di beberapa toilet di masjid-masjid. Kalaupun tidak selang cebok, biasanya masjid-masjid di UK menyediakan kettle untuk menampung air cebok. Read more

Advertisements

Masih di UK: Mendarat di Heathrow

London, 18 September 2016

Hawa dingin langsung menyergap begitu pesawatku mendarat di Bandara Internasional Heathrow London. Kakiku melangkah keluar untuk mengantri di imigrasi lalu menuju tempat pengambilan bagasi. Alhamdulillah semua koper kami tak ada yang hilang atau tertukar.

Setelah keluar ke ruang tunggu bandara, kami masih harus menunggu kawan yang akan menjemput di bandara, Junda dan Audhia. Junda adalah mahasiswa Queen Mary University of London yang baru saja lulus dari program magisternya dan sedang menunggu kepulangannya ke Indonesia. Sedangkan Audhia sama sepertiku, mahasiswa baru UCL yang nantinya juga akan menjadi teman flatku bersama-sama dengan Idham.  Read more

Masih di UK: Di Atas Langit Eropa

Ankara, 18 September 2016

Sebelum mulai memasuki dunia kerja, aku hanya pernah naik pesawat dua kali, yaitu di tahun 2010 pada saat aku mengikuti Student Exchange ke University Malaya, Malaysia. Momen itu juga merupakan momen pertamaku bepergian ke luar negeri. Aku ingat pada waktu itu pesawat yang aku naiki adalah pesawat milik maskapai Air Asia. Aku, beberapa teman dan dua dosenku berangkat dari bandara Husein Sastranegara Bandung menuju bandara internasional Kuala Lumpur Malaysia.

Read more

Masih di UK: Transit di Singapura

Singapura, 18 September 2016

Perjalanan dari Jakarta ke London kurang lebih ditempuh dalam waktu 15 jam. Namun demikian, pesawat yang kemarin aku naiki harus transit lebih dulu di Singapura selama kurang lebih dua jam. Ketika itu memang Garuda Indonesia dari Jakarta ke London belum memiliki direct flight ke London. Yang ada hanya direct flight dari London ke Jakarta, itu pun hanya ada pada hari-hari tertentu. Mulai Oktober 2017 kemarin, barulah maskapai kebanggaan Indonesia itu memulai direct flight-nya dari Jakarta menuju London. Aku menyambut baik terobosan itu.

Read more

Masih di UK: Take Off

Tangerang, 18 September 2016

Pagi itu perasaanku bercampur aduk. Di satu sisi aku senang dan bahagia karena sebentar lagi aku akan mewujudkan mimpiku untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri, tepatnya United Kingdom. Di sisi lain aku juga sedih dan haru karena untuk pertama kalinya aku akan hidup berbulan-bulan di negara lain yang jaraknya lebih dari 7000 miles dari Indonesia. Saking berharganya momen itu, kedua orang tua dan adikku sengaja izin untuk tidak masuk sekolah demi melepasku terbang meninggalkan Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

IMG_20160918_063351
Boarding Pass dan Passport

Read more