London, 18 September 2016

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju tempat singgah, aku menyempatkan diri ke toilet bandara. Ini kali pertamaku buang air kecil di toilet duduk tanpa selang cebok. Aku sempat kaget karena aku terbiasa cebok dengan air setelah membuang air. Belakangan aku tahu bahwa di Eropa, termasuk juga UK, hampir semua toilet-nya tak mempunyai selang itu, kecuali di beberapa toilet di masjid-masjid. Kalaupun tidak selang cebok, biasanya masjid-masjid di UK menyediakan kettle untuk menampung air cebok.

IMG_0568
Selang Cebok di Toilet Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Ketiadaan selang cebok bagiku dan juga mungkin bagi sebagian besar orang Islam Indonesia menjadi hal yang cukup merepotkan karena kami sudah terbiasa membersihkan diri dengan air. Alternatifnya, kami harus membersihkan bagian pribadi kami dengan tissue toilet yang tetap saja bagi sebagian kami masih dirasa kurang nyaman. Beberapa mahasiswa Indonesia di UK bahkan harus membawa botol air kemana-mana sebagai antisipasi jikalau tidak menemukan cara untuk membersihkan diri dengan air di toilet.

Ada satu cerita yang menggelitik dari teman Indonesia saya di London. Dia suatu waktu penasaran dengan hal ini dan bertanya ke orang British, “Kenapa orang sini sebelum/setelah makan/keluar dari toilet selalu cuci tangan dengan air sabun, tapi tidak membersihkan bagian pribadi dengan air setelah buang air kecil/besar?” Jawabannya katanya karena hal itu sudah menjadi kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan.

Aku menceritakan hal ini karena bagiku masalah bersuci menjadi hal yang harus benar-benar diperhatikan. Ketika aku masih mengaji di pesantren dekat rumah, kitab-kitab fiqih yang Kyai-ku baca sebagian besar menempatkan bab Thoharoh (bersuci) di bab paling pertama kitab itu. Hal itu menggambarkan betapa pentingnya kesucian sebelum melakukan hal-hal lainnya, terutama dalam konteks ibadah.

Meski sebenarnya aku lebih menyukai toilet jongkok karena lebih sehat dan menurutku lebih “nyunnah” secara agama, tapi setidaknya toilet duduk tetap lebih baik daripada aku harus kencing berdiri. Aku memang sudah sejak lama tak pernah buang air kecil dengan berdiri di dalam toilet. Hal itu aku lakukan demi ketuntatasan membuang air kecil, mengurangi cipratan air kencing ke pakaian, dan tentunya mengikuti apa yang dilakukan Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Untungnya aku tinggal bersama empat mahasiswa Indonesia di satu flat yang sama sehingga hal ini bisa aku kompromikan dengan cara menyediakan ember dan gayung di toilet duduk kami. Meskipun sebelum buang air kecil/besar kami harus mengambil air di bathroom, tapi hal itu tetap lebih menyamankan daripada kami harus membersihkan diri hanya dengan tissue toilet.

Keberadaan toilet di tempat umum di UK juga lumayan minim. Kalaupun ada, tak semua orang boleh menggunakannya. Biasanya toilet umum di pusat-pusat kota di UK mengharuskan penggunanya membayar beberapa penny, termasuk di beberapa stasiun kereta atau terminal bus. Meski ada juga yang gratis, tapi itu sangat jarang. Oleh karena itu, aku dan mungkin beberapa mahasiswa Indonesia di UK selalu mencari restoran cepat saji seperti McDonals atau KFC jika bepergian, bukan untuk membeli makanan atau minuman, tapi untuk mencari toilet gratisnya. Hehe…

Namun satu hal yang sampai sekarang belum aku temukan jawabannya adalah, di beberapa toilet di tempat umum seperti stasiun dan bandara, aku sering menemukan vending machine yang menjual berbagai macam jenis kondom. Menurutku ini hal yang tidak biasa di Indonesia. Biasanya kondom ditemukan di Alfamart atau Indomaret, tapi ini di toilet! Mungkin ada yang bisa share denganku alasan penempatan vending machine kondom di toilet? 🙂

IMG_20170921_093719_HDR
Vending Machine Kondom di Bandara Internasional Heathrow
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s