Definisi Tes Psikologis
Tes psikologi adalah suatu kegiatan pengukuran atau penilaian melalui upaya sistematik untuk mengungkap aspek-aspek psikologi tertentu dari individu. Aspek-aspek psikologi tersebut mencakup Aspek Intelektual, Aspek Khusus, Aspek Kepribadian, Aspek Kompetensi manajerial, dan aspek kerja.

Definisi Pengukuran Dan Tes
Secara definitif, pengukuran (measurement) ialah proses memasukkan angka-angka pada objek dimana sifat-sifat khusus objek tertentu benar-benar digambarkan oleh sifat-sifat angka (Krantz, Luce, Suppes, & Tversky, 1971). Pengukuran psikologis ialah proses memasukkan angka-angka (contohnya, nilai tes) dimana beberapa atribut seseorang yang diukur benar-benar direfleksikan lewat beberapa properti angka.

Karakteristik Tes Psikologis
Sebuah tes psikologi adalah instrumen pengukuran yang memiliki tiga karakteristik:

1. Sebuah tes psikologi adalah contoh perilaku.

Implikasi Penggunaan contoh perilaku dalam pengukuran psikologis yaitu tes psikologis bukanlah pengukuran yang lengkap dari semua kemungkinan perilaku yang dapat digunakan dalam mengukur atau mendefinisikan sifat tertentu.

2. Sampel diperoleh di bawah kondisi-kondisi standar.

Sebuah tes psikologi adalah perilaku sampel yang dikumpulkan di bawah kondisi standar. Tes Kemampuan Umum (TKU) atau dikenal dengan nama The Scholastic Assesment tests (SAT) , yang diberikan pada ribuan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, memberikan contoh yang baik dari standardisasi. Pengawas tes membaca petunjuk rinci untuk semua peserta ujian sebelum memulai, dan setiap bagian dari tes ini adalah ketelitian waktu.

3. Ada aturan yang didirikan untuk mencetak, atau untuk memperoleh kuantitatif (numerik) informasi dari sampel perilaku.

Dalam mendefinisikan karakteristik dari tes psikologis harus ada beberapa aturan atau prosedur untuk menjelaskan dalam istilah kuantitatif atau numerik perilaku subjek sebagai tanggapan terhadap tes. Aturan-aturan ini harus cukup komprehensif dan terdefinisi dengan baik pemeriksa yang berbeda akan memberikan skor yang benar-benar berbeda , jika tidak identik, ketika mencetak rangkaian tanggapan yang sama. Aturan penilaian subjektif biasanya bergantung pada keputusan para pemeriksa. Contoh aturan penilaian subjektif adalah penilaian seorang guru dalam ujian esai. Penting untuk dicatat bahwa istilah subjektif tidak selalu berarti tidak akurat atau metode yang tidak dapat diandalkan dari penilaian tes.

Tipe-Tipe Tes
Beberapa tes psikologi dapat dibagi ke dalam 3 bagian, yaitu :

1. Tes Prestasi

Kategori yang pertama dan tidak asing dari tes adalah dimana subjek memberi beberapa penjelasan tugas yang mereka coba tampilkan dengan baik dimana skor menentukan keberhasilan subjek dalam menyelesaikan setiap tugas. Hal ini dapat diamsusikan dari tes prestasi anak, bahwa dari hasil ujian anak dapat diketahui bahwa anak tersebut dapat merespon pertanyaan atau latihan yang dibuat sehingga dapat dilihat hasil maksimum dari tes tersebut. Jadi, tes prestasi adalah model penilaian yang dirancang untuk melihat apakah seseorang dapat melakukan suatu pekerjaan di dalam situasi yang diciptakan dalam tes tersebut.

2. Pengamatan/penelitian Perilaku

Banyak tes psikologi memasukkan pengamatan perilaku. Ada beberapa contoh diantaranya adalah untuk menilai orang yang berkompeten dalam bertransaksi terhadap pelanggan, banyak toko yang merekrut orang yang dapat mengamati untuk datang ke toko mereka pada rentang waktu pengamatan yang acak dan merekam setiap tingkah laku salesperson. Pada kenyataannya, di tipe tes ini, subjek mungkin tidak tahu bahwa perilakunya sedang diukur. Dengan demikian, lebih baik menilai penampilan yang terbaik pada beberapa latihan penetapan dan pengertian yang terbaik, tes pengamatan tingkah laku menilai tipikal tingkah laku atau penampilan dengan konteks yang khusus (Cronbach, 1970).

3. Laporan Pribadi

Tes terakhir termasuk jenis pengukuran yang menanyakan kepada subjek untuk menjelaskan perasaannya, sikapnya, kepercayaan, nilai, pendapat atau keadaan fisik dan mentalnya. Banyak inventoris kepribadian dapat dijadikan sebagai tes laporan individu. Kategori ini termasuk jenis-jenis peninjauan, dan daftar pertanyaan.

 

Buku Asli:

Murphy, K. R. & Davidshofer, C. O. (2005). Psychological Testing: Principles and Applications. New Jersey: Pearson.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s