andai engkau tahu wahai pemilik hatiku aku seperti ini kenapa, mungkin kau akan sedikit mengerti.
tetapi memang susah untuk menerima semua itu setelah semua kejadian yang kita jalani bersama.
jujur aku pun tak sanggup dengan semua ini.
hati ini masih belum bisa merelakan kepergian sosokmu yang dahulu selalu ada untukku.
jujur aku menyesal mengambil keputusan ini. aku menyesal.
tapi apa daya semua sudah terjadi.

tapi seandainya boleh jujur, aku tersiksa dengan semua ini.
mulai dari sikapmu yang sangat menjauh denganku.
bahkan teman-temanmu yang selama ini cukup dekat denganku mulai menjauh seperti engkau menjauhi diriku ini.
aku tak tahu itu hanya perasaanku saja atau memang kenyataannya seperti itu.
karena itu pula aku jadi merasa kehilangan teman-temanku yang dulu.
seperti tak dianggap diri ini.

sekali lagi, aku akui ini memang salahku.
terlalu egois diri ini.
memikirkan kepentinganku semata tanpa memikirkan lingkungan sekitar.
yah.
ini mungkin imbalan yang harus aku terima karena semua ini.

tetapi seandainya engkau tahu mengapa aku melakukan semua ini.
aku seperti ini karena ALLAH.
aku merasa harus memperbaiki cara pikirku.
memperbaiki diri dan semuanya tentang aku.
maaf, aku tidak bisa menjelaskan secara detail di sini.
jika engkau masih belum puas dengan penjelasanku, aku minta maaf.
karena aku sudah cerita semuanya dengan keadaanku seperti ini pada seorang sahabat yang tentunya engkaupun mengetahuinya.
sekali lagi, aku seperti ini karena ALLAH.
bukan karena aku bosan.
bukan juga karena engkau yang salah mengerti aku.

aku malu mengatakan yang sebenarnya di sini mengapa aku mengambil keputusan ini.

mungkin dalam benak kamu “Ini ngapain sih orang masih ngurusin masalah yang udah lama berlalu?”.
hmmm . . .
maafkan aku .
karena aku hanya ingin membuatmu menemukan jawaban mengapa aku melakukan semua ini.
maafkan aku juga jika dahulu aku tidak menjelaskannya kepadamu ketika engkau bertanya “mengapa?”
karena waktu itu aku merasa belum cukup berani untuk mengungkapkannya.
sampai saat ini pun aku merasa masih belum cukup berani..
maka dari itu aku memberikan gambaran umum saja mengapa aku melakukan ini kepadamu wahai pemilik hatiku.

aku yakin engkau bisa memahami apa maksudku.

engkau tahu apa yang kurasakan ketika kita berpisah?
hati ini menangis dalam tawa.
aku kacau.
tak tahu lagi harus kemana aku melampiaskan semua ini.
ternyata memang benar, orang yang menyakiti akan lebih sakit daripada orang yang disakiti.
secara logika tak masuk akal memang.
tapi itulah kenyataan.

tapi ya sudahlah.
karena memang semua harus ada resiko yang diambil.
mulai dari engkau yang menjauh. jauh sekali.
sampai teman-temanmu yang terasa canggung untuk berdekatan denganku.
biarlah semua ini aku rasakan.
karena memang aku yang mulai semua ini.
aku yang harus tanggung semua ini.

aku harap catatan ini tak membuatmu sedih.
karena ini hanya catatan sampah yang sama sekali tidak penting untuk dimasukkan ke dalam hati.
biarlah catatan ini menjadi saksi bisu ketika orang yang menuliskannya merasakan sakit yang belum pernah ia rasakan.

terima kasih untuk semua yang engkau berikan kepadaku.
terima kasih sudah memilihkan sepatu untukku ketika aku menggebu-gebu ingin beli sepatu baru walau harus menunggu diskon. 🙂
terima kasih telah memilihkan sandal untukku ketika sandalku putus. 🙂
terima kasih sudah mau basah-basahan di bawah guyuran hujan sore itu. 🙂
terima kasih telah menemaniku membeli buku ke palasari. 🙂
terima kasih untuk semua yang tak bisa ku sebutkan satu per satu di sini.

tetap semangat yah menjalani hari-harimu.
jangan kecewakan sahabat-sahabatmu yang terus memberikan dukungan untukmu untuk terus kuat menjalani semua ini.
ingat, sahabat-sahabatmu selalu ada untukmu kapanpun engkau butuhkan. tidak seperti aku. 🙂

semangat yha.
salam untuk sahabat-sahabatmu yang selalu berada di sampingmu.
aku salut dengan persahabatan kalian semua. 🙂

Semoga engkau tetap dalam lindungan-Nya.
Amin.

Advertisements

4 thoughts on “16:38

  1. tak perlu kau sesali keputusan yang kau pilih…
    hidayah itu yang kuatkanmu tuk memilih satu hal…
    jadikan suatu pelajaran…
    satu keputusanmu akan menjadi awal dari sebuah kebahagiaan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s