“Panas sekali siang ini yha…” kalimat tersebut mungkin adalah kalimat yang sering terdengar oleh kita. Atau kalimat “Bukannya sudah seharusnya musim kemarau, tapi kok masih hujan yha…” Ada yang bisa menjawab pertanyaan tersebut secara ilmiah? Saya yakin semua pasti bisa menjawabnya. Ya benar. Semua hal di atas pangkalnya hanya satu. “Global warming”. Saya kira saya tidak perlu menjelaskan apa itu Global warming karena kata-kata tersebut sudah sangat familiar di telinga kita. Global Warming tidak akan terjadi jikalau bumi ini masih hijau dan segar. Hijau di sini maksudnya adalah masih banyak pepohonan yang bisa menyerap Co₂ sebanyak-banyaknya dan menghasilkan O₂ sebanyak-banyaknya pula agar manusia bisa menghirup udara segar dan lapisan ozon tidak bocor. Rasanya seruan agar kita memelihara bumi ini dengan cara penghijauan sudah menjadi tema yang sangat pasaran. Kenapa pasaran? Karena ibarat orang berbicara dengan tembok. Seruan tersebut dianggap angin belaka bagi kebanyakan orang. Banyak orang yang mengajak untuk melakukan hal semacam itu, tetapi banyak juga orang yang tak menghiraukannya. Memang ketika diberi penyuluhan tentang bahaya hutan gundul, global warming, dll orang tersebut sadar akan bahayanya. Tetapi lihat saja beberapa hari ke depan apa yang dia lakukan. Penyuluhan tersebut ibarat suara yang masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Mungkin memang orang jaman sekarang sudah tergantung dengan teknologi. Salah satu contohnya Air Conditioner. Ketika panas datang, yang ada dalam pikiran orang jaman sekarang adalah “Andaikan saja ada AC disini.” Hanya itu yang ada dalam pikiran mereka. Mungkin hanya berbeda redaksinya. Hanya sedikit orang yang berpikir tentang bumi. Seperti apa bumi sekarang? Mau bagaimana bumi ke depannya? Hanya sedikit orang yang berpikir seperti itu.

Kalau sudah begini apa yang seharusnya dilakukan? Pertanyaan yang gampang sebenarnya. Tetapi apakah semua orang bisa mencari solusi yang tepat untuk menyelamatkan bumi kita agar hijau kembali? Atau dalam bahasa kerennya go green.” Rasanya memang kita sendiri yang harus bergerak untuk menyelamatkan bumi ini. Mulailah dengan hal kecil terlebih dahulu. Itu sudah cukup membantu. Menanam pepohonan di depan rumah mungkin? Atau tidak menggunakan kendaraan bermotor? Itu terserah anda bagaimana caranya. Tapi yang jelas, saat ini cara yang paling efektif untuk menyelamatkan bumi kita bukanlah dengan penyluhan lagi, melainkan diri kita lah yang seharusnya bergerak tanpa perlu menunggu perintah dan bencana yang menimpa kita. Terasa susah memang ketika hanya kita yang memikirkan dan bertindak untuk menyelamatkan bumi sedangkan orang lain hanya enak melihat kita dan menikmati hasil kerja kita. Tapi ingatlah teman, bahwa ALLAH itu melihat apa yang dilakukan oleh kita. Ikhlaskan hati anda dan niatkan lah untuk beribadah kepada-Nya. Dengan begitu kita akan terus termotivasi untuk melakukan perubahan agar bumi kita selamat. Bergeraklah teman sebelum semuanya terlambat. Keep green our earth!

Advertisements

2 thoughts on “Antara Menyelamatkan Bumi dengan Ego Manusia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s